Moms nite out

August 21, 2010 § Leave a comment

*untungnya* {jgn ditiru ya ini bad habit}, saya hari itu lagi dapet jadi nggak puasa.

untung ngumpulin 4 orang mommies aja susyaaah minta ampun. pake berantem2. pake acara mengorbankan jadwal suami2. halah.

jadi ceritanya begini…
saya kan pernah jadi koordinasi murid internasional EF foundation di Niagara Falls Region kira2 setahun yg lalu, dan dengan terpaksa EF foundation di Ontario harus dibubarkan karena biaya2 yg harus dikeluarkan utk exchange student2 tsb lbh banyak ketimbang yg di dapat. sekolah2 publik sekarang punya aturan baru ; utk murid internasional (yg bukan penduduk tetap sini), dikenakan biaya sebesar $8000-15,000 pertahun ajaran. ajegileeee… udh kayak kuliahan aja!
sedangkan biaya yg dikenakan oleh EF foundation ke exchange student cuma berkisar $10,000. buat bayar sekolah mereka sdh habis, belum biaya lainnya spt akomodasi (sebagian host fam minta biaya bulanan), tiket PP, welcome dan going away party, transportasi lokal, administrasi dll. nggak mungkin juga tarip utk ikutan pertukaran pelajar ke canada ditambah, karena dengan biaya yg terlalu mahal, yg ada student2 pada milih amerika ketimbang ke canada. karena di amerika, masih banyak sekolah2 publik gratis yg mau menampung international students.
yah…..jadi dengan terpaksa, organisasi ini dibubarkan (hanya di ontario dan british columbia saja, kalau quebec masih berjalan lancar krn disana sekolah masih free).
naaaah…kita2 nih, para ‘mantan’ koordinator yg ternyata paling kompak, ditraktir oleh organisasi buat spend sekian ratus dollar utk hura2, sbg tanda terimakasih dan kenang2an.
akhirnya, kita sepakat untuk nonton SHAW FESTIVAL, festival musiman terbesar yg ada di sebuah kota cantik Niagara On The Lake. tentu saja sebelumnya, kita dinner dulu di restoran fancy dong….*ogah rugi*. spend couple hundred dollar dan makan sepuasnya.
*makanya..untungnya lagi ga puasa…qiqiqiqi*

jadilah kita carpool-an sama2 ber mom nite out-an hari minggu kemarin 15 agustus 2010. inilah hasilnya…

resiko

April 2, 2009 § 14 Comments

resikonya kalau bawa kamera canggih pergi tanpa suami, jadinya begini nih. foto2 sendiri justru keliatan ancur lebur. karena nggak ada yg bisa moto. padahal udah diatur segala2nya, tinggal njepret….itu aja kok masih ancur lebur. heran deh. fokus nya bukan ke muka, tapi entah kemana….

salah sendiri, kenapa juga nggak mau repot bawa kamera kecilnya juga. memang sebelum berangkat ke quebec kemarin itu, saya sempet mikir lama…..bawa yg kecil tapi hasilnya biasa2 aja, atau yg gede karena kata yg udah pernah kesana kotanya sangat cantik dan indah buat difoto. tanpa memikirkan nanti bakal moto diri sendiri juga………………daaaaaaaaaaaaargh….!!!!

alhasil,
foto2nya jadinya begini deh.

rame2
momi-qubec2
momi-oldquebec
momi

tragic sekali kan?? sekarang saya desperate menunggu kiriman foto2 dari beberapa teman. atau nunggu dapat mukjijat ada seseorang yg curi2 moto saya (GR banget yak).

cerita detail trip saya ke quebec sama rombongan (100an orang) sebenarnya banyak…..tapi beberapa hari terakhir saya benar2 nggak sempet untuk berlama2 di komputer…..kayaknya kepingin deh bisa memperlambat waktu….huhuhuuuu..cepet tua kali ya kl gini caranya!

groupphoto
ini hasil kiriman salah satu teman saya (Thanks God!) –> gue item sendiri ya? hehe.

Winter City 2009 – Toronto

February 7, 2009 § 6 Comments

Semalam, kami berlima pergi ke Downtown Toronto, tepatnya Nathan Phillip square (depan gedung city hall nya kota Toronto), dimana biasanya suka diselenggarakan acara2 kota Toronto spt Tahun baru, atau festival2 besar lainnya.
Saking nggak mau rugi waktu, sepulang anak2 sekolah hari Jumat kita langsung cabut kesana, memakan waktu kurang lebih 1 jam naik mobil. sampai downtown tentunya masih kepagian…karena acaranya mulai jam 7. akhirnya kita early dinner dan jalan2 dulu ke queen street’s art district, dimana banyak toko2 art dan pernak pernik. gemes deh liatnya…..barang aneh2 gitu yg dijual, semua handmade product. kadang2 barang2 loakan yg dibuang orang, tapi bisa jadi bagus karena di daur ulang lagi.

kira2 jam 6.30 kita bertolak ke Nathan Phillips Square, takut nggak dapet parking spot. ternyata di parkiran underground masih banyak…mungkin krn jumat orang2 pada capek pulang kerja, dan acaranya bakal ada lagi besok. kalau setelah jam 6 pm, parkirnya flat rate cuma $6 sampe jam 7 pagi. jadi kalo mau nginep di mobil boleh2 aja…:P

jam 7 teng, acara mulai…..yg pada ice skating sebagian pada tetep melakukan ‘olahraganya’ (kenapa pake tanda petik, karena olahraga kaki sama olahraga cuci mata – semua muda-mudi disana…udah pasti lah keceng2an…hihi…inget masa muda di mall…). *yak bener…kalo di canada, ice rink nya outdoor….nggak perlu mesin segala..:)*
performer nya namanya Close-Act, dari Belanda sono. tauk deh di belandanya sendiri ngetop apa enggak. yg jelas, perform nya oke banget, bikin orang2 terkagum2….apalagi anak2 gue yg melotot dari awal sampe habis. padahal kaki gue udah beku….nahan dingin…..jadi mau nggak mau, musti bolak balik ke depan perapian (disediakan disetiap sudut)…walaupun nggak ngaruh juga. rasa2nya, semalam itu suhunya kira2 -15C sampai -20C kali ya…..berasanya beku banget.

Ceritanya detailnya kurang jelas juga…yg pasti mengenai kehidupan bawah laut dan bagaimana mereka berusaha survive menghadapi global warming. mereka nggak pake bahasa inggris, malah kedengarannya kayak mumbling…mungkin karena pengaruh angin. tapi salute bgt lho, dengan ide off ground, dan setiap karakternya diatas alat dengan cuma mengandalkan roda manual yg didorong/diputar oleh 3-4 orang, tergantung kemana arahnya. jadi penonton yg memenuhi lapangan ikut buyar kalau tiba2 karakter si A menuju ke mereka….atau karakter si B menuju ke penonton yg sebelah sana….aduh tapi keren banget deh. sayang hari ini windy nggak ketulungan, jadi nggak bisa kesana lagi….padahal kepengen lagi deh nonton……(tentunya kali ini kapok pakai boots tipis, sekalian aja pake snowboots yg bisa tahan -30C biar nggak frozen jari2 kaki…!). pelajaran berharga buat gue….

004005-sml1006-sml007small009small011smalldsc_0028smalldsc_0047dsc_0246momiskate
bagi yg bisa skating, boleh bawa sepatu skate atau kalau nggak punya bisa sewa di loket. asik juga sih….sayang ga bisa…(pernah punya bad memory jaman sok2an skating di mall…tau2 gedebugan sendiri sambil ditontonin pengunjung mall tentunya……).
mbakais
mbak ais yg biasanya kuat, tadi malam menggigil kedinginan. sampe hidung dan pipi merah2….
dsc_0237adelidan
yg tua2 kedinginan….sambil berusaha mengusap2 pipi, loncat2 biar badan agak hangat (padahal ga ngaruh), anak 2 ini dengan cueknya malah main2 es….
dsc_0256small
setiap sudut ada perapian khusus buat menghangatkan tubuh. kita sempat beberapa kali harus kesitu….kalau jempol kaki berasa membeku.

Burlington

January 6, 2009 § 20 Comments

weekend kemarin, tiba2 saya ingin ngajak anak2 nonton film di bioskop. perkerjaan yg seharusnya sering dilakukan mengingat emak-babenya dulu kalau nge-date selalu nonton film baru, bener2 rugi kalau ketinggalan film yg baru naik, kalau bisa nonton saat premier nya. hal ini terus berlanjut walaupun saya kala itu tengah hamil besar anak pertama, sampai mungkin bikin orang terheran2 karena yg ditonton itu bukan film roman atau yg berbau2 percintaan, tapi nonton film2 action bahkan thriller. masih teringat masa2 saat tengah menyaksikan film action di bioskop 21 (jaman dulu loooh, skr nggak tau masih 21 apa bukan) soundsystem surround nya oke banget, sampai2 mbak aiz yg masih di dalam peyut gelisah dan bikin mominya mules2 karena muter2. nggak menyangka akibatnya, membuat dia jadi doyan nonton dan denger musik keras…. 😛

itu dulu…

keadaan [terpaksa] berubah ketika sudah punya anak, dan pindah ke luar negri. kegiatan ini jadi dikurangi bahkan dilupakan karena saya merasa sangat egois kalau harus membawa anak ke bioskop untuk dipaksa nonton film org gede. bahkan walaupun waktu sy masih di kansas, ada bioskop dekat rumah yg menyediakan ‘crying room’, ruangan kaca kedap suara khusus bagi ibu2 yg membawa anak kecil, supaya kalau nangis nggak mengganggu orang lain. tetep saya nggak tega juga….kayaknya kok, segitu napsunya nonton sementara anak hrs menunggu 2 jam buat kepuasan emak-babenya.
lahir anak ke 2, tambah dicoret aja deh kegiatan ke bioskop. anak ke 3….makin nggak mikir kesitu…boro2 ke bioskop, nonton film dirumah aja nggak pernah sempet lagi!
« Read the rest of this entry »

belanja murah

September 18, 2008 § 15 Comments

I must say this week has been delightful. I have loved the rain we have had all week. There are leaves that are beginning to change and fall is in the air! I must say I love Canada today! Especially when time to go shopping……with no tax!

We traveled to the tiny town called Caledonia. About 15 km south of Hamilton (where we live). A friend of Fengky told him about things that we might see there. The good news is, there a huge toy and electronic shop….with NO TAX.

kenapa no tax????

karena tokonya berada di dalam INDIAN RESERVATION (six nations).

disini, untuk mereka yg keturunan suku Indian (native), tidak perlu membayar tax. mereka punya kartu identitas khusus yg harus ditunjukkan kalau mau belanja. anak2 indian juga mendapat tunjangan lebih banyak dibanding anak2 biasa. mungkin pemerintah canada merasa bersalah telah merampas tanah mereka ribuan tahun yang lalu. seringkali mereka protes, menuntut hak2 mereka yg sejak tahun 1700an belum terpenuhi.
duile…tau apa ya cicit2nya….wong yg deal sama pemerintah kan kakek moyangnya…..

lokasi six nations ini dulunya dibuat untuk kalangan mereka2 saja. tapi lama2 mereka kesal, karena tuntutan2 mereka nggak pernah terpenuhi…akhirnya mrk membiarkan orang2 publik masuk dan bertransaksi di kawasan mereka dengan bebas pajak. tetangga sebelah yg perokok berat juga sering masuk sini, karena rokok di canada harganya selangit. sebungkus kira2 10 dollar-an. kalau disitu, isi 150 biji cuma $15. bahkan kalau lagi mujur bisa cuma $10. karena rokok2 yg dijual disitu hasil produksi para Indian tsb. istilah ngetopnya “Rollies”. dibungkusnya juga cuma pakai plastik ziplock. nggak bermerk. boro2 ada customer satisfaction guarantee. kalau tau2 fly gara2 isinya “bukan tembako”….tanggung sendiri….:D


ngiler ya mas…liat porsche antik nangkring?

masuk ke daerahnya, rasanya enaaaaaaaaaaaak banget. hamparan lahan sawah dan perkebunan yg masih ijo royo-royo. mereka ini Indian modern yang sudah melting pot dengan peradaban. bahkan banyak juga yg kawin campur. rumah2 disana juga bagus2, rumah2 modern yg punya lahan berhektar2. rumah idaman gue banget deh.
di beberapa tikungan, terlihat TIPI2 yg sengaja dipajang untuk simbolis (tipi: tenda2 Indian).

kami kesana tidak berasa lapar dan haus. karena udara belakangan enak bangetlah. hujan tiap 2 hari sekali, dan disela2 hujan ada panas matahari namun suhunya sejuk sekitar 19-20 celcius. sayangnya karena kami kesana sudah jam 5, dimana toko mainan yg tadinya jadi tujuan utama bakal tutup dlm waktu 10 menit! hayoh loh…anak2 pada kocar kacir memilih mainan ditoko yg gede banget itu (mirip2 toys r us lah). setelah masing2 menggondol 1 mainan yg disuka, kami antre di kasir. eh bener lho…nggak dipungut pajak! enak banget lah. niat banget mau balik lagi kapan2……….toh nggak jauh cuma 15 kilo! disebelah toko mainan ini ada toko elektronik, yg menjual segala macem jenis game yg lagi booming….lagi2 NO TAX!!!!!! jadi pingin beli WII. *wink2*.

asik….punya tempat belanja baru deh….!

PS : sorry foto pas belanjanya nggak ada.

Go border (1)

July 29, 2008 § 6 Comments

semenjak pindahan, sudah lama saya kepingin jalan2 sekitar niagara (lagi), dimana yang selama ini lumayan jauh dari tempat tinggal kami yg dulu, sekarang cuma 30 menit dari rumah. 30 menit lewat highway apalagi sambil menikmati pemandangan yang lumayan bagus kanan kiri sekalipun tanpa rencana juga hayuk aja. sabtu pagi kami benar2 nggak punya planning. cuaca lumayan bagus, tidak terlalu panas tapi matahari bersinar terang. biasanya, kalau nggak ada planning pergi buntut2nya kita jalan ke mall atau cuma sekedar cari restoran buat lunch. tapi dari dulu saya kepingin banget ke sebuah kota kecil di salah satu bagian dari distrik niagara, yg biar kecil tapi selalu dipuji2 orang akan kecantikannya dan kerap didatangi turis2 dari mancanegara. namanya niagara-on-the-lake, penduduknya cuma sekian belas ribu orang tapi termasuk penghasil anggur nomor 1 di dunia. ice wine yg paling enak katanya berasal dari daerah ini. nggak terbayang oleh saya, dulu yg namanya melihat pohon anggur aja nggak pernah. apalagi masuk2 kebunnya segala. selain anggur, disana juga penghasil cherry, strawberry dan peach. sekarang, giliran cherry yang lagi musim. buahnya pun manis2 dan warnanya benar2 menggiurkan. beberapa petani membiarkan pembelinya masuk ke kebun cherry nya dan bebas memetik sendiri. entah gimana cara mereka ngasih harga. tapi sesuatu yang baru bagi kami. sayangnya, kami yang nggak pernah planning kesana malah nggak sempat kesana kemarin. karena mikirnya “entar-entar”, masih banyak yg mau dikunjungi, termasuk janji sama anak2 mau ke butterfly conservatory, masih di bagian dari niagara park juga.

hanya 30 menit kami sampai di niagara-on-the-lake. masuk ke kota melalui ratusan vineyard di kanan kiri. belum masuk ke kotanya, berbagai kendaraan dengan kode berbagai state dari amerika seliweran. bahkan ada juga yg dari mexico. bayangkan, berapa jam mereka harus berjuang didalam mobil cuma mau liat niagara. kalau bukan berjiwa petualang atau lagi ngebet sama cewek/cowok canada pasti mending naik pesawat aja.
masuk ke jalan utama menuju historical district di kota tsb, sudah mulai terlihat rumah2 yang kami berdua sebut2 dengan “dream house”. banyak yg menyerupai mansion seperti rumah2 selebritis di hollywood. mungkin mereka2 itu tuan tanah yang punya kebun anggur atau bahkan punya winery. walaupun jalanan kecil hanya 2 jalur mobil, tapi pemandangan sangat tidak membosankan. apalagi kotanya sangat diperhatikan kehijauannya dan bunga2 warna warni yang segar dan gemuk2 tampak terawat rapi. maklum kota turis, harga tanah dan rumah disini juga sangat tinggi. mungkin kalau bukan petani anggur, mereka2 yang berduit yang memang kepingin menikmati masa2 pensiun dengan tenang yg berani tinggal di sini.

cuma 3 km dari kebun anggur terakhir sampai ke historical district, dimana toko2, restoran dan hotel2 yang cantik2 berdempet2 dan sangat tertata rapi dengan model2 bangunan yang antik. saya langsung teringat ketika pergi ke downtown santa barbara di california, atau ke french quarter nya new orleans. 2 kota yang selama ini sangat berkesan di memori otak saya. inilah kota ke 3 di north america yg membuat saya terkagum2 karena penataan kotanya yg unik dan berkarakter. cuma 30 menit dari rumah!!!!!


mimpi mau menata pohon pangkas spt ini dirumah


toko2 branded disepanjang historical district. keren bo.


naik andong $40/15 menit. kalau di indonesia bisa sampe muntah2 dari pagi sampe malam. bahkan dikasih nyetir andong sendiri sm pak kusirnya.


maap org kismin sampe celana bolong gak mampu beli….hehe. maksudnya mau nunjukkin suasana belakangnya lho

setelah puas jalan kaki disepanjang historical district (dimana lalu lintas manusia mirip pasar malam, dan jarang sekali saya dengar org2 tsb ber-aksen canadian. kalau nggak aksen america, ya bahasa planet yg entah dari mana), kami bertolak ke arah niagara falls dengan menyusuri jalan kampung. lucunya, tiba2 kami mendapat sms dari provider hp, “welcome to USA”, saking kita sudah berada sangat dekat dengan daratan new york. lain kali mau minta visa deh, biar bisa “nyeberang” buat shopping2. selain harga barang, tax di USA masih murah dibanding Canada.

queenston bridge ; facing their birthland

maaf lagi ada gangguan internet, cerita selanjutnya besok ya : butterfly conservatory, the falls.

Where Am I?

You are currently browsing the wisata category at My Life Abroad.