ke KJRI dan Chinatown

August 15, 2008 § 6 Comments

kalau pergi ke suatu kota, rasanya nggak sreg kalau nggak mampir chinatown nya. kayak ada yg ilang gitu lho. sebenarnya sudah pernah kami jalan2 ke downtown’s chinatown, tapi nggak pernah inget bawa kamera.

kebetulan ini udah rencana busuk, semenjak kami pindahan ke canada setahun yang lalu, baru hari itu bisa nyempetin “lapor diri” ke konsulat RI, itu juga terpaksa karena secara kebetulan sudah dikenal oleh bapak dan ibu konjen sebagai penari. alasan kedua karena sudah menjelang pemilu, jadi otomatis harus terdaftar untuk bisa nyoblos. kemarin hari kamis dibela2in deh si kangmas ben affleck minta ijin buat kesana (karena harus hari kerja dan jam nya pun singkat – jam 9.30-12.30 saja). parkir di daerah downtown yg padat di hari kerja, sangat membuat pusing kepala. selain penuh, jauh juga mahal. alhasil ada spot parkir tidak terlalu jauh dari KJRI dan bisa pakai jam2an (nggak harus bayar flatrate sehari). masuk ke ruang konsuler, berharap nggak ada yg kenal. kebetulan mas2 yg jaga di loket belum pernah kenal. saya menyerahkan semua berkas2 dan begitu dia lihat kita sudah 1 tahun lebih belum pernah lapor secara resmi, si mas kaget juga. hihi. lagi asik2nya nunggu di loket, sambil ngobrol juga sama si mas yg pernah tugas di texas, tau2 pintu yg ada plang “private” terbuka dan tau2 terdengar suara khasnya, “lho….kalian ngapain? baru lapor diri? udah setahun lebih baru lapor diri?”. ternyata pak konjen. malu deh. ketahuan malesnya.
nggak lama, belum juga paspor selesai di stempel, si bapak nongol lagi, kali ini ngajak masuk. didalam, banyak barang2 dari indonesia. ada seperangkat gamelan bali dan jawa. anak2 sempat main2 juga….sekalian mengenalkan musik indonesia. kasihan ya…blm pernah tau mrk. insya allah tahun depan rencana saya mau masukkan mereka summer camp, khusus nabuh gamelan dan tari indonesia. walaupun gak tau indonesia, tapi memupuk budaya nenek moyang ke mereka kan bagus juga.
.

saya juga lagi hepi, ternyata kami nggak perlu lagi main petak umpet masalah kewarganegaraan anak2. sistim kewarganegaraan di indonesia dan di amerika yg berbeda, sempat membuat kami stress. waktu mengurus imigrasi canada, karena kepepet masalah waktu, kami buru2 kirim dokumen dan 2 anak2 yg lahir di amerika menggunakan paspor biru nya (amerika, red). KJRI yg berada 4 jam dari kota tinggal kami dulu cukup jadi kendala. tau lah, mereka nggak banyak punya jam melayani urusan kekonsuleran, sementara kami nggak bisa berlama2 di houston di hari kerja. sementara bikin paspor biru lebih ringkes, cukup ke kantor pos dan 2 minggu kmd dikirim ke rumah!
di kartu permanent residence kami, dicantumkan nama kewarganegaraan, mereka berdua tentunya ditulis USA, bukan Indonesia, padahal kami sudah membuat paspor RI buat mereka (akhirnya), tapi tidak digunakan waktu datang ke canada. pusing deh. sementara kami tidak mau adel dan aidan kehilangan WNI nya!

untung si mas2 loket baik, dia malah menjelaskan panjang lebar, bahwa sekarang ada peraturan baru. anak2 boleh punya 2 WN, asalkan kami membuat pernyataan di umur mereka yg ke 18 mereka harus memilih salah satu. lalu si mas meminta paspor indonesia dan amerika adel dan aidan, untuk kemudian dibuatkan surat yg isinya banyak pasal2 whatsoever lah. gunanya supaya kalau pulang nanti, mereka nggak perlu membayar visa dan fiskal jika kembali ke sini. legaaaaaaaaaa…..
jadi bagi teman2 blogger yg punya kasus sama, jangan takut2 tanya sama KJRI atau KBRI terdekat, ternyata peraturan baru menyatakan demikian. bebas punya bbrp WN sampai anak2 mencapai 18 dan harus memilih.

urusan selesai, kami menuju chinatown yg cuma beberapa blok dari situ….namanya juga ke chinatown, nggak sreg rasanya kalau nggak nyicip bebek panggang. dulu sering jajan bebek di proyek senen, yg pake dilumurin saus merah. sekali ini breaking the rule, makan makanan nggak halal….hehe.
di tempat bebek, kami juga pesan kailan saus tiram dan kwetiaw sapi. anak2 makan dengan lahap. kami berdua juga makan kayak orang nggak makan seminggu. kalap bhow.
dimana2 chinatown sama aja. butuh kesabaran kalau mau beli2. tipikal orang asia kan kurang ramah sama pembeli. motto “elu mau sukur enggak ya gapapah!” selalu diterapkan. herannya, biarpun begitu, tetep aja pembeli datang terus. amazing. hal ini sudah dimaklumi oleh orang bule juga. banyak juga org2 bule yg belanja di pasar sana. turis2 juga banyak, ketahuan dari gayanya yg celingukan, pegang segala macem jenis kamera & nggondol backpack.
liat aja yah suasananya…………bikin kangen kepingin pulang. pulang lagi pulang lagi pikirannya……pulaaaaaaaaaang……..



mirip pasar kaget di blok M ya?






serebu tiga serebu tiga……

Advertisements

Tagged: , ,

§ 6 Responses to ke KJRI dan Chinatown

  • caroline says:

    sil, lu sama ais ud kayak kakak ade yah…
    Btw, itu pic yang plg bawah keik di lorong pasar tradisional di sini tuh. ga nyangka ternyata itu di amrik yak?

    sil, tiap kali ngliat lu dan anak2 (kerna mas ben mu sering tak tampak) gw ikut seneng loh. like i said b4, gw tu big fan of your fam. semoga klian selalu kompak dan penuh cinta yah. kluarga keik lu itu barang langka loh sekarang2 ini. hehe. jadi curhat deh..

  • caroline says:

    sil, keiknya ada script movie di sini yang bikin adobe flash gw run slowly jadi sering mendadak brenti. kenapa yah?

  • Susan says:

    wah ga di indo ga di LN sama aja ada pedagang kaki limanya hihii…jadi serasa di rumah sendiri ya Sil šŸ™‚
    met weekend

  • si momi says:

    caroline ; gile lo bikin gw gr aja. thanks ya say.
    susan ; maunya sih bikin spt rumah sendiri tp tetep indo lbh ngangenin…

  • ...ina... says:

    beneran udah gampang ya ngurus double warganegara sil? dulu taon 2007 g nanya2 masih belom jelas tuh.

    wah..kayaknya udah harus ke konjen neh…ngurus buat kezia šŸ˜›

  • erna says:

    Hello Mbak Sili,

    Salam kenal yah….anaknya ganteng and cantik …blognya jg keren…

    Mau tanya tanya dikit mengenai imigrasi ke canada boleh ngak yah ?…. Bagaimana yah cara pengurusannya kalau kita berada di amrik ?

    Makasih banyak lho mbak dan maaf bila merepotkan.

    Salam . Erna

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading ke KJRI dan Chinatown at My Life Abroad.

meta

%d bloggers like this: