Go Border (2)

August 6, 2008 § 5 Comments

Setelah beberapa hari, baru deh komputer yang dikamar nyala. Ternyata emang butuh turun mesin, mungkin udah keseringan dijamah sama 3 pasang tangan2 mungil kami….sudah waktunya beralih ke jenis ini. xixixi.

sampai mana ya waktu itu?
setelah puas foto2 di pinggir jembatan queenston (border between US & Cad), kami bertolak menuju ke ‘butterfly conservatory’, sebuah tempat dimana kupu2 sengaja diternakan. ribuan jenis kupu2 hidup didalam dome yang kelembaban dan suhunya diatur, mendekati cuaca tropikal.

lagi2, perjalanan tidak semulus rencananya. kami terpaksa berhenti karena ada keramaian yang membuat bapake penasaran kepingin liat. ternyata orang berduyun2 antri mau menyeberang naik kereta gantung. bedanya dengan yang di taman mini, kereta ini diisi oleh puluhan manusia dan menggantung2 diatas arus deras. hiiiiiiiiiiiiiii…ogah ah. apalagi sama anak2. kalau saya sama bapake doang sih oke2 aja. tapi kalau sama anak2…no way.


yg merah2 itu lho yg ditumpaki manusia, sambil berdiri, menggantung2 nggak jelas….males lah.

akhirnya sampai juga ke butterfly conservatory, waktu sudah menunjukkan pukul 5 lebih. saya bergegas turun untuk bertanya, jam berapa mereka tutup. ternyata tutup jam 8, berarti masih banyak waktu dan NGGA BAKAL RUGI. sudah kadung janji sama adel, dia itu anaknya suka dengan alam. segala jenis bunga2an dan hewan, bikin dia penasaran kepingin tau. apalagi sesuatu yang cantik2 dan colorful. tapi biarpun dia pengamat alam sejati, dia sangat penakut dan jiji’an, boro2 mau pegang2 serangga, sama hewan piaraan aja takut.

setelah bayar di loket, kami masuk. agak2 tipu dikit lah, seharusnya 6 tahun sudah bayar, tapi saya bilang adel masih 5 tahun *tentu saja nggak bilang ke anaknya, kalo dia tau bisa marah krn merasa dirugikan umur–dan bakal lebih marah lagi karena tau kalau emaknya ‘tuti’ aka tukang tipu*.

di dalam dome, kami disambut oleh ratusan kupu2 yang cantik2. pusing saya melihat kupu2 yang berwarna-warni….pengen rasanya menangkap beberapa ekor untuk dibawa pulang. jangankan dibawa pulang, dipegang aja nggak boleh. kadang2 kami harus hati2 melangkahkan kaki, karena banyak juga kupu2 yang dengan seenaknya hinggap di lantai. padahal orang jumlahnya ratusan disitu. jalan setapak yang cuma 1 meter lebarnya jadi macet dengan manusia. tau2 ada satu kupu2 yang hinggap di tangan babe. lucunya….tanpa rasa bersalah sekali ya, main nemplok di kulit orang. nggak mau rugi, langsung otomatis tangan satunya jeprat jepret. klik. klik. klik.


ini tangan babe lho…makanya maklum kalo agak2 badakisme dan berbulu kritiang (walopun tumbuhnya senen kemis).

diujung dome, kami melihat bagaimana kepompong disimpan. karena tuntutan reproduksi, kepompongnya pun juga dibuat oleh manusia. saya kurang jelas bagaimana cara kerjanya, tapi semuanya disusun dan digantung rapi di dalam sebuah rak kaca dengan suhu tertentu. karena crowded oleh manusia, kami jadi tidak nyaman berlama2 disana. informasi pun juga tidak diterima dengan maksimal. tapi yang penting, hutang saya terhadap adel terbayar sudah. walaupun dia tampak ketakutan (bolak balik kaget kalau ada kupu2 lewat), tapi ketika kami ajak keluar, dia protes berat. katanya masih belum puas. weleh…udah malam nih, kita masih harus ke tempat lain lagi. untungnya, summer siangnya cukup lama. matahari baru terbenam sekitar pk 9.30 malam. jadi walaupun kami keluar dari dome jam 7 lebih, masih terang benderang diluar.


kepompong2 di dalam lemari kaca

keluar dari dome, kami sempatkan jalan2 ke arboretum (masih di dalam park tsb), disana terdapat ribuan jenis tanaman (semacam kebun raya bogor lah..). sayangnya, bunga2 nya tidak sebanyak arboretum yang pernah kami kunjungi di dallas, sehingga kelihatan boring.
disana, kami sempat juga berfoto keluarga. walaupun harus duduk diatas rumput yang agak basah, kami cuek sajah….yang penting cheeeeeeeeeeeeeese……….



peragawatinya momi

waktu sudah menunjukkan pukul 8 malam, tapi kami meneruskan perjalanan ke Niagara Falls, yang cuma 3 km dari butterfly conservatory. tidak sengaja kami lewat ke jalan yang selama ini nggak pernah kami lewati, disana penuh dengan keramaian dan tempat2 hiburan yang udah pasti bikin anak2 saya merengek2 minta masuk. ada ripley’s, madame tussaud, spongebob play area, MGM studios, juga toko2 yang seru banget buat shopping. kenapa ya selama ini kita nggak tau daerah ini, padahal sering ngajak tamu jalan ke ‘the falls’. sayang waktu yang tinggal sepenggal, dan kami yang sudah kelelahan mengandalkan sisa2 tenaga, kami cuma bisa berfoto2 aja, dan mampir ke wendy’s buat nyamik2 sejenak.
nggak lupa kami sempatkan juga ke planet hollywood dan hard rock cafe buat beli suvenir. hari sudah hampir magrib, kami harus pulang. toh cuma setengah jam pulang kerumah, jadi lain kali bisa lebih di planning kalau mau ke Niagara Falls (abis gimana…keluarga koboi mana pernah planning matang).

kami tidak pernah bosan datang kesini, karena emang bagus sih. 1 dari 7 keajaiban dunia yang cuma sekitar 30 menit dari rumah. pengen juga sekali2 bermalam di hotel yang menghadap ke air terjun. pasti bagus sekali. sekalian kami juga janji mengajak anak2 ke kebun cherry (cherry picking) dan marineland, masih di Niagara Falls juga.

fyi, hari sabtu ini saya dan keluarga mau ikutan ‘fun walk’, jalan sehat yang diselenggarakan oleh KJRI Toronto dalam rangka memperingati 17 agustus. lokasinya di Toronto Island, sebuah pulau yang tahun lalu kami pernah kunjungi juga. insya allah acaranya sukses tanpa harus diguyur hujan (soalnya hampir tiap hari hujan nih), dan pasti diliput di “the momi’s fairytales post”.

ada lagi —
si gadis sudah merilis blognya lagi. alasannya kenapa nggak melanjutkan blog lama sangat basi ; lupa passwordnya. emak dan anak sama2 pelupa. untung belum tua bisa jadi kayak mak uwok (duh..maap ya mak).
silakan menengok kesana. kalau ada kritik dan saran silakan. asal pake bahasa inggris. hehe.

Tagged: , , , ,

§ 5 Responses to Go Border (2)

  • ira says:

    Adel cantik bener sih.. gayanya itu lho hehehe

  • IndahJuli says:

    Wah, peragawatinya mommy cantik banget🙂
    Kupu-kupunya cantik-cantik.
    Di Indonesia juga ada loh, kampung kupu-kupu gitu, di Sulawesi, namanya Bantimurung, tau kan Sili ?

  • sisesu says:

    tau..pernah koq kesana jaman masih kuliah. thanks ya.

  • caroline says:

    *toss* sesama pemakai mac. seru tuh, anak2 bisa tambah kreatip kerna banyak fitur yang mendukung…
    wah, gw abis komen di blog ais tapi pake bahasa indo abis baru baca di sini klo mesti pake bahasa enggres… maap ya ais…
    btw, beneran itu tangan dadi? kok mulus yak? gw pikir tangan lu, sil. hihihi…

  • Taufik Ismail says:

    Hi sis…..yg ini lokasi tepatnya dimana ?” tidak sengaja kami lewat ke jalan yang selama ini nggak pernah kami lewati, disana penuh dengan keramaian dan tempat2 hiburan yang udah pasti bikin anak2 saya merengek2 minta masuk. ada ripley’s, madame tussaud, spongebob play area, MGM studios, juga toko2 yang seru banget buat shopping.”

    kalo pas kesana sama anak2, jadinya mampir dulu kesitu….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Go Border (2) at My Life Abroad.

meta

%d bloggers like this: