tia’s baby shower

June 2, 2008 § 6 Comments

selama 9 tahun di luar negri, belum pernah saya datang khusus ke acara baby shower, sampai minggu lalu, seorang teman yang tengah hamil 7 bulan mengundang saya (dan anak2) untuk datang ke acaranya. baby shower biasanya dihadiri hanya untuk teman2 perempuan si calon ibu (para suami biasanya wajib mengasuh anak2 mereka dirumah, tapi si dadi sabtu2 harus juga banting tulang, jadi terpaksa anak2 diboyong semua) dan yg jadi host (penyelenggara acara) bukan yang hamil. intinya, baby shower diadakan untuk meringankan beban si bumil dari segi finansial dan tentunya juga memberi dukungan dan support dan berbagi pengalaman tentang suka duka melahirkan. di sini, para undangan tidak sungkan lagi menanyakan “apa yg kamu belum punya buat persiapan melahirkan nanti?” kepada si bumil. dengan harapan, kado yang diberikan akan berguna dan terpakai. kalau jaman saya hamil aiz dulu mana ada beginian, apalagi pake acara milih mau kado apa. dikasih aja udah bersyukur, artinya orang lain masih atensi sama kita. tapi disini sangat bertolak belakang. ada baiknya sih, karena tidak ada pemberian yg mubazir atau harus ngonggrog di gudang dan kelak akan jadi kado lagi.

trend nya sekarang, lebih canggih lagi. hampir semua toko besar yang menjual alat2 bayi punya program yang namanya “baby registry”. si bumil yang sudah didaftarkan di toko tsb mempunyai daftar barang apa saja yang dia perlukan untuk persiapan melahirkan. di undangan yang tersebar tercantum nomor registrasi dan nama lengkap si bumil. jadi tamu yang datang bisa melihat di website atau di toko ybs dengan memasukkan nomor atau nama lengkap yg diberikan sebelum beli kado. di daftar keperluan, tertera lengkap nama merk, jenis, harga, jumlah perlunya berapa dan sudah berapa tamu yang beli. jadi, semuanya sudah terprogram secara otomatis, tidak mungkin ada 2 orang yang membeli kado yang sama, kecuali kalau permintaan lebih dari satu. ketika membayar, kasir juga memasukkan kode barang dan nomor registrasi dan otomatis masuk kedalam database. si calon bapak dan ibu tinggal beli sisa dari daftar keperluan yang tidak dipilih/dibeli oleh undangan. enak kan?

tia si calon ibu ini mendaftarkan diri di babies r us, dimana dari rumah saya lumayan jauh. untuk membeli online nggak mungkin, waktu sudah mefed…(masih mengandalkan sks jaman kuliah – sistim kebud semalam). jadi berbondong2lah kami ke babies r us. sampai disana, cilakanya kertas yang sudah di print sebelumnya ketinggalan dirumah. sifat clumsy dari jaman abg masih aja dibawa2. waduh…si tia itu pakai nama belakang suaminya, which is….ane lufa! saya coba telpon ke satu2nya teman yg kenal (yg diundang kesana), soalnya suaminya tia itu orang pakistan, dan pestanya diselenggarakan oleh kakak iparnya. mana kenal…sementara si tia lagi ngantor, dan no kantor nya nggak tau.
coba dial teman saya ini, nggak diangkat2. ternyata dia lagi nge-mall dan nggak denger bunyi telepon. dasar. hampir sejam saya mikir, coba2 buka komputernya baby registry disana, coba masukkin nama tia dengan lastname nya lagi…masih juga error. doh.
nggak lama, teman saya tadi telepon balik, krn dia terima miskol…….akhirnya………untung belum pulang dengan tangan hampa. mana jauh. belum lagi pasti kena semprot sama si dadi karena keteledoran yg nggak ilang2. dapet deh last name yg di registrasi. finally. nggak sia2.

setelah pilah pilih….bingung….pake acara cap cip cup….jatuh juga pilihan ke peralatan breast pump medela yg menurut pengalaman itu sangat penting, apalagi tia pasti kembali bekerja setelah cuti melahirkan. untuk kemasannya, supaya kelihatan lain dari yang lain, saya langsung buka kotak bahan dan jadilah sebuah tas yang hampir mirip dengan yang saya punya buat bawa2 jahitan kalau pergi (udah kayak nenek2 ya…yang sukanya bawa2 gelondongan benang wol buat ngerajut dikala iseng). kebetulan anaknya tia perempuan, jadi cocok juga pake motif kembang2 yang warnanya agak lembut.

pesta diadakan di lobby hotel quality inn, nggak mewah tapi cukup terorganisir. kakak2nya suami tia udah menyiapkan dengan matang. hanya saya dan teman saya yang orang indonesia, tamu2 kebanyakkan orang pakistan. tapi mereka sama seperti kita, sangat kekeluargaan. keluarga adalah yang terpenting. tamu2 juga disajikan makanan besar, bukan hanya snack. rasa syukur karena kita sudah datang benar2 ditunjukkan oleh nyonya rumah. bukan hanya itu, masing2 tamu diberikan suvenir yang menurut saya nggak murah. seperangkat alat pedicure & spa. anak2 dikasih goody bag, yang isinya bukan hanya permen tapi juga perangkat alat tulis/gambar dan mainan. dua jam kami disana, kami benar2 menikmati acaranya. ada games yang lumayan seru ; menghitung jelly beans didalam sippy cup (jumlahnya ternyata 130..hiks), menyebutkan nama2 bayi selebritis hollywood (10 soal – susah bho…nggak inget), lomba mencicip makanan bayi gerber (yg ini saya pasti kalah-anak2 dulu ga pada doyan gerber), nebak due date tia’s baby (kadonya menyusul setelah anaknya lahir), macem2 deh. tentunya saya nggak lupa membawa camera donk….rugi kalau enggak. walaupun kurang pro, tapi lumayan lah buat berbagi2 cerita.

di indonesia, mungkin beberapa kalangan sudah mengikuti tradisi bule ini. tapi kelihatannya belum common. padahal sebetulnya, sangat bermanfaat buat yang hamil lho, paling tidak membantu biaya pengeluaran keperluan bayi. tradisi yang paling umum di kalangan orang djawa adalah “tujuh bulanan”, tapi itu acaranya para calon nenek-kakek. yang hamil cuma manggut2 aja, tinggal menjalankan apa yg disuruh. disiram kembang 7 rupa. disuruh jualan dawet dan rujak. plus perutnya dielus2 sama ratusan orang nggak kenal (soalnya kebanyakkan teman2 si mamah), alhasil, keperluan bayi tetep 100% beli sendiri, udah pasti kado2 habis melahirkan kebanyakkan tersimpan rapi dan di “daur ulang” jadi kado lagi. hehe.
tapi untungnya saya masih sempat mengalami. kalau sudah di luar negri waktu itu, pastinya nggak pake acara2 begituan lah. keluarga saya masih kolod urusan beginian, harus ini harus itu, ngitung weton lah…hari baik lah…..whatsoever. miss those things…..

bagi yang punya teman/saudara/adik/kakak yang mau melahirkan, tidak ada salahnya lho dibuatkan syukuran/pesta baby shower kecil2an sekedar menghimpun kerabat dekat untuk memberikan kado sebelum hari H. bener deh, udah pasti amat sangat menolong….
jaman sekarang sudah nggak ada sungkan2, malu bertanya sesat dijalan mbak yu…….

tambahan : baby shower bisa dimodifikasi, supaya tidak memberatkan tamu, bisa saja dibuat memakai tema khusus, misalnya “harga harus dibawah sekian” atau “lungsuran yg masih bagus” (pernah salah satu acara TV amerika stasiun TLC yg menayangkan reality show ttg baby shower khusus barang lungsuran, tamu2 yg diundang wajib memberikan lungsuran tidak harus membeli, kecuali kalau blm pernah punya anak bisa beli barang2 ‘gently used’ di toko 2nd hand atau ebay). seru juga sih…..toh tradisi lungsur melungsur sangat kental di indonesia……
jadi, baby shower tidak harus “pricey”, bisa juga dibarengi dengan arisan (ibu2 muda indo doyan bgt arisan kan…), atau pakai sistim potluck atau…pas lagi kopdaran, atau apalah…yg sesuai dengan kondisi lingkungan kita.
goodluck guys!


nyicip makanan yucky….(tapi adel suka bgt)


yang lain sendiri


suvenir berupa foot massage spa kit


tia buka kado


tia buka kado 2


yummy cake…


another yucky stuff


goody bags buat anak2


temenku menang, aku enggak…hiks


“induk semang & anak asuh”


desserts….jadi laper!


anak2 yg sibuk mecahin balon pake pantat……..


foto bersama

Tagged:

§ 6 Responses to tia’s baby shower

  • mom4kids says:

    wah kami di Belanda ngga mengenal acara beginian Sil🙂

    Idenya bagus sekali soal ngasih kado , biar nggak asal ngasih dan nantinya mubazir😀 , org2 bld seringnya juga to the point soal yg satu ini …pertama2 kaget , lama2 aku jg terbiasa😀

    keliatan cozy bgt acaranya , apalagi dapatnya nggak hanya snack ajah😀😀

  • Ryuta says:

    Baru tau deh aku klo ada baby shower, sama disini juga gag ada begini2 an.

    Klo hamil lagi aku pindah kesana aja kali ya..he3.

    Ramai juga yang datang…pasti rame banget deh acaranya.

    Btw lg suka sama masakan Jepang ya, makanan apa nih? Sushi? tendon (g) atau apa?
    Bikin aja lumayan gag susah2 amat…

  • debbie says:

    lha yang namanya acara tradisi di indo kan memang lebih utk org2 tua nya. Yang ngejalaninnya cuman kebagian bengong
    Coba bayangin waktu gw dulu merit, full adat n ndak satu kata pun yang gw ngarti, sepanjang acara hanya bisa senyum2 kek wong gendheng….hehehehe…

  • Tety says:

    Mbak sili…miz u…kemana aja niy, thx yah atas ucapan & doanya buat Vasya….amiiin, btw di sana ada 7 bulanan jg ya…
    Wow itu dessertnya yummy bgt.

    Mbak coba mampir ke blogku yg ini yuuk

  • caroline says:

    acara bginian sangat membantu para bumil yah. jadi mereka ga dapet kado yang akhirnya dianggurin aja karena ga kepake.

  • ...ina... says:

    sama kek disini sil… tapi masih jarang ibu2 indo yg ngadain baby shower… malah seringnya ngadain syukuran 1 bulan baby pas udah lahir…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading tia’s baby shower at My Life Abroad.

meta

%d bloggers like this: