umur

September 8, 2007 § 9 Comments

iseng2 liat2 kolom lowongan di indonesia. nggak penting sih sebenernya. maklum kalau anak2 sekolah saya menghibur diri dari ‘kehilangan’ dengan satu2nya hiburan yg tak lain tak bukan adalah nge-net. aah..liat lowongan desainer interior…mayan banyak juga sekarang. dibanding jaman saya selagi masa2 umur produktif ingin mencoba2 sebagai ‘kutu luncat’; cari peluang dari satu firm ke lain firm mencari bayaran yang lebih oke, waktu itu masa2 indonesia mengalami krisis moneter. pedih banged. satu persatu koleps karena memang ekonomi ajrut2an. harga bahan bangunan melunjak nggak jelas. si A harus kehilangan job karena bossnya ingin ngirit ongkos bayar pegawe. si B terpaksa membubarkan karyawannya karena nggak ada proyek. termasuk ayah saya yang lumayan kehilangan klien karena mereka tiba2 membatalkan proyeknya. semua orang resah. eeh..kok buntut2nya saya malah minta resign karena waktu itu sering kecapekan hamil2 harus ke proyek. sampai saya mengalami pendarahan beberapa kali dan di opname di RS. saya pikir, saya mau fokus ke anak dulu lah. nda nyangka juga ternyata ‘istirohat’ nya keterusan sampe sekarang. dibawa kabur ke belahan dunia lain oleh pangeranku.

sekarang, indonesia sudah marak lagi. sana sini lowongan. tiap hari saya dapat email dari milis almamater ada lowongan ini dan itu. menantang semua. emang dasarnya saya suka dengan pekerjaan dibidang ini. tapi ada satu kendala bagi orang2 kayak saya ini, umur. kenapa ya di indonesia terlalu rasis masalah umur? dicari..wanita…maks 28 th…single….pengalaman kerja sbg desainer interior selama min. 3 th….. jadi FTM macam saya ini kalau suatu saat harus pulang ke negara sendiri harus bagaimana dong? apakah mereka tidak membuka kesempatan untuk wanita thirty something dan sudah beranak pinak dan vakum dari pekerjaan bertahun2?

di negara2 maju, mana boleh memasang iklan pekerjaan dengan membatasi gender dan umur? kalau iya, pasti seketika langsung di protes perhimpunan wanita2 pekerja yang punya anak, dianggap rasis. sama halnya dengan membeda2kan latar belakang bangsa dan agama. umur bukan menjamin kualitas seseorang. jangankan karena umur, orang cacat pun tidak boleh diperlakukan beda. wanita hamil apalagi. mereka mempunyai hak dan kewajiban sama. memang pekerjaan yang diberikan tentunya berdasarkan kemampuan. tapi paling tidak, kami2 dikasih kesempatan untuk maju. toh artinya mengurangi jumlah pengangguran? income perkapita juga naik? sensus manusia produktif meningkat? ekonomi jadi membaik bukan?

jadi, untuk para ibu rumahtangga yang berada di indonesia, kalian punya pilihan yang berat donk. sekali vakum bekerja dan memutuskan untuk mengasuh anak sendiri, bakal pesimis kalau suatu saat berpikiran untuk kembali berkarir. jalan terbaik adalah merintis usaha wiraswasta. yang artinya harus punya modal kan?. dan belum tentu semua orang bakat bisnis. kayaknya nggak fair banged ya.

kalau ingat dulu orang tua kelimpungan untuk membayar uang kuliah setiap semester, saya jadi terharu. saya nggak mungkin egois terus, pasti orang tua saya merasa kecewa karena toh akhirnya saya hanya bernasib seperti ibu saya juga. mungkin mereka hanya mengatakannya dalam hati, tapi kalau saya ingat hal itu selalu jadi semangat 45 kepingin kembali bekerja lagi. bukan karena itu saja sih, ada hal lain yang membuat saya semangat. suami saya sangat supportive. “kamu tidak bisa hanya dirumah dan mengurus RT terus seumur hidup. kamu juga perlu bergaul. perlu juga menambah wawasan”. memang idealnya sih, ibu mengasuh anak sendiri & itu sudah menjadi kodrat wanita. saya cukup bangga sama diri sendiri karena diberi kesempatan emas untuk mengasuh ketiga buah cinta kami dari lahir sampai sekarang. pekerjaan yang susah-susah gampang, tapi menyenangkan. tidak di upah, tapi membuat hidup saya berarti. sekarang anak2 saya sudah mulai besar. saya tidak mau nantinya merasakan seperti ibu saya yang kecewa karena ilmu yg susah2 ditanam akhirnya tidak membuahkan hasil. kelak, anak2 kami akan menjadi orang. saya harus menanamkan mereka agar jangan menyia2kan kesempatan yang ada.

tapi…susahnya jadi saya, jadwal suami yang full time dari pagi sampai sore dan punya 3 anak yang masih usia sekolah tanpa seorang babysitter sangat menyulitkan saya untuk melangkah lebih jauh dari yang selama ini saya kerjakan ; sebatas lihat2 jobfair dan agen2 di internet. jarak yang puluhan ribu km dari keluarga membuat saya tak berdaya juga. bayar daycare? 3 anak? no way. bisa2 gaji saya habis buat bayar daycare. sempat kepikiran bawa sitter dari indonesia. tapi….kok kayaknya repot banged urusan imigrasi dan tetek bengek. banyak juga teman yang membawa ‘asisten’ dari jawa sana, pakai visa turis, yang berlaku sampai “seumur hidup”……..tapi resikonya berat. perang batin juga karena seperti bermain petak umpet dengan pemerintah di negara ini.


mamaaaah..ayo donk…kapan bisa kesini maah…..asik lho, disini main sama cucu2…*ngerayu*.

ngomong2 soal umur…….ehm…….besok adalah hari bahagiaku. dapet apaan ya?

§ 9 Responses to umur

  • Esti says:

    Selamat ulang tahun ya Sili. Semoga Sili bahagia selalu, rejeki bertambah dan keinginannya terkabul. Amin.
    Ngomong-ngomong soal pekerjaan & umur, iya nih aku gak setuju kalo mereka membatasi usia maks untuk melamar pekerjaan. Lha kenyataan dikantorku yang lama ada 3 pegawai baru yang fresh graduate ternyata penyakitan semua. Sedikit-sedikit gak masuk/opname di RS karena sakit. Jadi gak betul kalo usia udah over 40 terus kita jadi nggik-nggikan alias penyakitan.
    Alhamdulillah setelah kena PHK karena companyku tutup krn kembali ke Pemerintah, aku bisa dapat pekerjaan lagi. Tadinya ya pesimis menyadari usia yg sdh over 40. Kesimpulannya, rejeki itu rahasia Allah semata. Kita manusia yang harus tetap berusaha untk mendapatkannya.
    Selamat menjalankan ibadah puasa ya.

  • kiky says:

    iya tuh…lowker di Indo emang bikin BT,,,skaing banyak tenaga kerja ngga keserap, daripada suseh2x hire ibu2x mending freh graduate aja…
    eniwei…happy birthday mommy…

  • momykeiza says:

    Happy B’day yah mba….semoga sehat selalu, murah rezeki dan bahagia selalu dengan keluarganya…amien. Aku juga mau ngucapin Selamat menjalankan ibadah puasa dan maafin segala kesalahan, kali aja selama koment ada tulisan aku yang gak berkenan, biar menjalankan ibadah puasanya lebih afdol.

  • sili says:

    selamat menjalankan ibadah puasa juga buat semuanya. maafkan kalau saya suka khilaf, mengutarakan kata2 dlm tulisan yang tidak berkenan dihati. mudah2an amal dan ibadah yang kita jalani mendapat pahala yang berlipat2, a passport to heaven lha ya…amin..amin…

  • Ryuta says:

    Ultah ya bu? Happy B`day ya..semoga panjang umur dan sehat selalu, makin banyak ilmu dan makin disayang anak-anak dan suami.

    Itulah resiko hidup di negara orang..gag punya asisten ini yang bikin jalan terhambat, padahal klo liat perjuangan sekolah dulu waa bisa mikir 1000X untuk jadi FTM, tapi yah ambil hikmahnya aja ya..gag di kita siapa tau di anak-anak semuanya jadi orang yang sukses.
    Amin…

  • Susan says:

    Happy Birthday ya silly, moga panjang umur, sehat terus, jadi mami yg baek, istri yg setia hihihi..
    makin dicintai anak2 dan suami
    all the best deh buat kamu😉

  • Sherlie says:

    Wii.. Yang mau having B’day party! Heppy Belated B’day ya mbak.. Wish u all the best in life..amin..
    Anyway, emang kayak gitu lowongan di Indonesia. Amat sgt diskriminatif.. Really sucks.. But, hope someday it’ll change!
    Ohya mau Puada nih.. Maaf lahir bathin ya mbak Selamat menjalankan Ibadah puasa! Salam ama anggota keluarga rumpie😉

  • Mbak Sili…happy belated b’day yah. Wish u all the best

    Salam kenal jg ya mbak..sorry br sekarang nemu blog addressnya.

    Sampai sekarang masih kepikiran pgn jadi FTM tapi spt yg dibilang mbak sil, kita mesti merintis usaha sendiri. Sayang ampe detik ini belum terealisasi..hiks.

    Sun sayang buat putra putrinya…cantik-cantik en ganteng.

  • denny says:

    dah telat kali ya Sil.. but happy belated birthday anyway🙂.. baca tulisan lo nih.. pas bener sama suasana hati gw.
    akhirnya stlh 12 th sibuk mikirin kantor n cari duit, pertengahan nov besok gw bakal resign.. pgn istirahat, ngemong & ngangon Rama sambil nunggu adeknya lahiran.. duh, semoga gw bs betah ya.. tp udah mantaf kok dr hati terdalam, gag ada keraguan kyk taon lalu atau sblmnya.. well, i’m coming home soon… hehehe..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading umur at My Life Abroad.

meta

%d bloggers like this: