Kekyu

April 28, 2006 § Leave a comment

Aidan yang ngga sampe 2 bulan mendatang berumur 2 tahun, udah lumayan bisa mengungkapkan beberapa kata kalau dia kepingin sesuatu. Untungnya punya kakak yang ngemong, dia jadi lebih banyak belajar dari kakaknya ketimbang dari TV atau teman2nya. Segala tingkah laku kedua kakak ceweknya, dari kegiatan sampe cara ngomong juga ditirunya. Kami memang sejak anak nomor 1 si Aiz masih kecil, sudah menerapkan gimana cara hidup sehari2 dengan sopan santun. Apapun dan siapapun kita berbicara, harus dengan aturan. Ngga perlu yang terlalu berbasa basi, tapi yang penting “the magic words” seperti “thank you”, “please”, “excuse me” atau say greeting kalo ketemu orang itu jangan pernah dilupakan.
Rupanya, kebiasaan yang diterapkan sejak Aiz kecil tsb, terbawa sampai dia besar. Walau sekarang dia kadang2 lalai krn pengaruh teman2 sekolahnya (arrrrrgh….) tapi Alhamdulillah menjadikan pengaruh baik bagi adik2nya. Adel adalah copycat nya mba Aiz banget. Jadi aku ngga perlu susah payah mendidik dia dari nol lagi. Tinggal mengingatkan kalau dia lupa mengucapkannya. Begitu pula Aidan si bontotku, dia juga seorang copycat, bedanya dia hanya mengabdi kepada mba Adel. Apapun yg mba Adel perbuat, selalu ditiru. Sekarang, dia selalu terbiasa dengan kata “Kekyu”. Engga usah disuruh atau diingatkan. Kalau menerima apa saja dari siapa saja berupa apa saja dan kapan saja, selalu ngga lupa bilang “KEKYU“. Lucunya, saking latah bilang kekyu, kalau dia memberikan sesuatu kepada seseorang pun dia yang mengucapkan “Kekyu”. Sampe orang yg lupa atau blm sempat bilang tengkyu nya tersipu2……
Kadang2, mbak Adelnya cekikik2 geli, liat tingkah adeknya yang keranjingan “KEKYU”.
Mudah2an dengan modal ini, mereka akan tumbuh jadi anak2 yang menghargai pemberian orang lain. Walaupun mereka tinggal disini & bahasa berbeda, tapi aku ingin mereka selalu ingat kita orang timur. Yang harus sopan terhadap orang lain terutama yang lebih tua. Kadang2 anakku suka protes, kenapa kita harus spt org Indonesia padahal mrk kan tumbuh disini, tapi aku dg santainya bilang, “Karena suatu hari kita pasti akan pulang ke Indonesia, nak!”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Kekyu at My Life Abroad.

meta

%d bloggers like this: